Pawai Budaya Jaman Dulu di Srengat Blitar 2012

Peringatan HUT Korpri ke 41 dan HUT PGRI ke 67  di kecamatan Srengat kabupaten Blitar tahun ini bener-bener beda dari sebelumnya. Lebih heboh dari karnaval 17 agustus. Tak pelak, acara yang dilaksanakan hari sabtu 17 nopember 2012 kemarin, sepanjang jalan raya Srengat  di padati ribuan warga srengat dan sekitarnya. Sejak pukul 13.00 jalan raya yang menghubungkan Blitar – Kediri sepanjang kurang lebih 3 km ditutup total. Ini yang membuat acara ini lebih leluasa dilaksanakan. Untungnya, seminggu sebelum acara telah dipasang baliho pengumuman akan penutupan jalan raya ini pada hari H.

Meskipun hanya satu kecamatan, ternyata peserta dan kemeriahannya hampir mirip dengan kegiatan yang dilakukan se kabupaten. Peserta berasal dari seluruh sekolah dan instansi pemerintahan yang ada di wilayah kecamatan Srengat. Rute perjalanan sekitar 7 km mengililingi wilayah protokol Srengat. Untungnya peserta nggak ada yang jalan kaki. Ada sekitar 50 mobil hias, 15 becak hias, 10 kereta kuda, andong, dokar, 3 Kereta kelinci, motor, sampai sepeda onthel yang dihias menarik.

Event besar yang pertama kali ini,  mengusung tema “Pawai Budaya Jaman Dulu”, mendapat sambutan antusias warga kecamatan Srengat dan sekitar. Karena pawai budaya semacam ini sudah cukup lama nggak dilangsungkan meski bulan agustus. Terik matahari siang bolong nggak menghalangi mereka berjajar di sepanjang jalan. Beruntung, menjelang sore mendung menaungi yang membuat kita lebih nyaman menikmati aneka tampilan dari peserta.

Sayangnya, menjelang berakhirnya acara, pengguna kendaraan bermotor nggak bisa tertib karena ikut menerobos di sela-sela pawai budaya. Ini mengganggu kenyamanan penonton lainnya. Mungkin tahun depan, pihak aparat dan keamanan lebih intensif lagi mencegah hal-hal yang mengganggu jalannya pawai. Salah satunya dengan menutup dan menjaga akses jalan masuk kendaraan roda dua ke area pawai.

Pun demikian, pawai budaya ini akhirnya memberikan hiburan yang melegakan masyarakat di saat kebersamaan dalam kemeriahan jarang kita temui. Harapan kita tahun berikutnya diadakan hal yang sama dengan kreativitas yang lebih menarik lagi.

 

 


Pakies

Pedagang pasar yang berdomisili di pinggiran kabupaten Blitar. Nekat ngeblog sebagai sarana menjalin silaturahim, belajar berwawasan, serta sarana rekreasi pikiran untuk mendapatkan hikmah di dalamnya

25 thoughts on “Pawai Budaya Jaman Dulu di Srengat Blitar 2012

    • Iya Kang, dua mobil ini memang benar-benar mogok. Yang kuning dah nggak sanggup lagi meneruskan perjalanan, sedangkan yang merah masih bisa setelah pake tenaga dorong

  1. sudah lama rasanya saya tidak ke blitar mas, sekali kesana saya cukup tertarik dengan kondisi wilayah perkotaan yang adem ayem banyak pohon pohonnya

    apalagi ditambah liat pawai budaya seperti ini, pasti tambah adem mas Ies semua yang ada di pikiran penonton
    imamboll recently posted..Manfaat Internet Dalam Bisnis PulsaMy Profile

    • Hiburan rakyat yang gratis dan merakyat akhir-akhir ini memang jarang kita jumpai, maka sekali ada maka minat dan dukungan masyarakat menjadi sangat baik

  2. yang menjadi menggelitik saya adalah foto yang dibawah, ad atulisan SPACE IKLAN yang gede. Si Tukang iklan mengkin ndak Aware kl mau ada Festival. Harusnya lebih sreg kalo ditempeli iklan Budaya gitu hehe..
    Salam

  3. yang menjadi menggelitik saya adalah foto yang dibawah, ad atulisan SPACE IKLAN yang gede. Si Tukang iklan mengkin ndak Aware kl mau ada Festival. Harusnya lebih sreg kalo ditempeli iklan Budaya gitu hehe..
    Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *

CommentLuv badge

Archives

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner